Wednesday, 20 May 2015

CERITA DARI DIENG!! (PART 2)

Yak, lanjutkan cerita kemarin nih ya, kemarin kan ceritanya sampai kami semua istirahat kemudian harus bangun jam 1 pagi untuk melakukan pendakian ke Gunung Prau. 

Alarm HP berdering tepat jam 01.00 pagi, saya bangun ternyata sudah ada beberapa teman-teman saya yang sudah bangun, mereka tampak sedang berdiskusi, saya hampiri saja mereka sambil bertanya, pada ngomongin apa siiih?? 

Ini Mas Hari, gimana ya kita bingung nih kondisi hujan, kita galau tetap naik atau nggak ya? hmmmppp saya bilang coba aja telpon Ranger nya, oh iya kok tiba-tiba ada ranger ya?? info dulu nih sebelum lanjut ceritanya, jadi sebelum kita semua istirahat kepala rangers kawasan Dieng dateng ke tempat kita, kenalan, ngobrol-ngobrol, sama kita minta dijelasin untuk ke puncak Prau itu bagaimana, setelah dijelaskan panjang lebar tentang medan pendakian segala macemnya, akhirnya kita semua setuju untuk naik ke puncak Prau, selain itu sebelum benar-benar memutuskan untuk naik ke puncak Prau, ada beberapa hal yang perlu kita pertimbangkan salah satunya ada 1 teman kami itu punya asma, awalnya kita gk mau ambil resiko, tapi orang yang bersangkutan malah dia bilang siap. lanjuutlah kalo bgtu. 

Lanjut ke cerita kondisi hujan, salah satu teman kami menelepon rangers untuk menanyakan kondisi trek dan segala macemnya karna kondisi hujan, rangersnya menjelaskan kita tunggu selama 1 jam (berarti sampai jam 02.00 WIB) kalau masih hujan tidak usah naik, tapi kalau berhenti sikaaaaat katanya, jalur aman kok meskipun habis hujan kata si rangers.

Sambil menunggu jam 2 pagi, sebagian dari kami membangunkan teman-teman lainnya yang masih tidur, sebagian menyiapkan/mengecek kembali perlengkapan (senter air minum makanan ringan dll) untuk mendaki (tadinya mau bawa termos tapi gk jadi haha). Wah wah ternyata hujan berhenti, ranger telpon kita sambil tanya gimana udah pada siap belom?? teman yg jawab telpon bilang siap, ready, jemput kita ya!! beberapa menit kemudian datang deh tuh rangers, kami semua bergegas keluar dari penginapan daaannn pas keluar bbbbbrrrrrrrr dinginnya udara Dieng sampai ketulang. 

Sebelum berangkat, kita semua berkumpul untuk berdo'a supaya dalam perjalanan dilindungi dan kembali ke penginapan dalam kondisi sehat semua, aamiin. Berdo'a selesai, berangkat deeeeeh kita semua, oh iya sekedar informasi juga di Dieng sendiri ketinggian sudah mencapai 2000 mdpl sedangkan puncak Prau itu 2565 mdpl, berarti kita semua mendaki setinggi 565 mdpl lagi. 

Sedang asik berjalan, ternyata kita berhenti di pos pendaftaran, sebelum mendaki kita semua harus mendaftarkan nama-nama anggota serta membayar retribusi per orangnya 10rb (sudah ada asuransinya juga). setelah itu lanjut lagi berjalan kita semua berbanjar kebelakang, sepanjang perjalanan kita melewati kuburan, kanan kiri sawah dan kemudian masuk hutan, nah di bagian perjalanan hutan inilah trek/jalan sudah mulai agak berat, tanah yg belok, licin, jurang, pokoknya kita semua harus ekstra hati-hati.

Dijalan hutan inilah ketahanan kita semua diuji, jalan yang menanjak kemudian teman kami yang asma itu kecapean, muntah, kedinginan, berhentilah kita semua!! waduuuhhh paniklah kita semua takut kenapa-kenapa....

setelah berhenti lama, akhirnya teman kami itu sanggup untuk melanjutkan perjalanan,dia bilang gw pasti bisa, gw mau liat 7 puncak gunung diatas sana, lanjutlah kita semua berjalan, jalannya itu landai sih memang tapi karena habis hujan jadi berat medannya, celana, sepatu, baju kami saja semua penuh dgn tanah. 

memasuki akhir pos ke tiga, treknya itu akar-akar satu persatu kita jalan pelan-pelan yang cowo-cowo pegangin cewe-cewe supaya gk terjatuh, nah dibagian inilah ada salah satu dari kami diusili makhluk halus, kok bisa???? entah lah mungkin karena selama diperjalanan memang dia yang paling heboh dan bawel tapi itu membuat perjalanan kita jadi tambah seru sih.

Iya jadi saat dia mau melangkah naik ketas, salah satu kakinya ada yang pegang gtuh, sampe gak bisa digerakin pokoknya susah banget deh untuk diangkat, nah kebetulan dia dibelakang saya tuh posisinya tapi agak jauh dikit, saya agak turun untuk bantu tolong, bener aja pas saya bantu tarik naik itu terasa banget beratnya, saya aja sampai ngucap Bismillah pas tarik dia, Alhamdulillah bisa diangkat juga tuh kaki!! hihihihi sereeeeemmmm dah pokoknya!!

Teman-teman yang lain anggapnya itu cuma becanda, padahal mah beneran dan saya juga gak langsung bilang ke mereka semua kalo ada yang usilin, takutnya semua pada urung naik keatas puncak, jadi diem aja deh duluu gak ngomong apa-apa!!

Kemudian kita semua berjalan setapak demi setapak akhirnya menemukan titik yang memang sudah kami tunggu-tunggu. Nah, apa yang terjadi diatas sana??? bagaimana serunya kami setalah di puncak Prau, sempet dapet momen bagus setelah itu kabut es turun disertai angin kencang, 3 orang kedinginan mukanya sampai pucet, gak ada yang bawa tenda dll nya  tunggu kelanjutannya besok ya






No comments: